March 27, 2019

Akhir Petualangan 'Opportunity' Si Robot Mars



Berakhirnya perjalanan robot Opportunity di planet Mars telah dinyatakan oleh badan antariksa Amerika Serikat (NASA).



Hal tersebut disampaikan oleh Thomas Zurbuchen selaku associate administrator untuk Science Mission Directorate NASA dalam konferensi pers di Jet Propulsion Laboratory (JPL), Amerika Serikat pada Rabu (12/2/2019).



“Saya menyatakan misi Opportunity telah selesai, dan dengannya misi Mars Exploration Rover juga berakhir,” ujar Zurbuchen.



Opportunity sendiri sebetulnya telah hilang kontak selama delapan bulan sejak terjadinya badai debu di Mars pada pertengahan tahun lalu. Setelah upaya terakhir untuk membangunkan Opportunity tak terjawab, NASA akhirnya memutuskan untuk mengakhiri misinya.



“Saya berdiri di sini memberikan apresiasi terdalam dan ungkapan terima kasih untuk menyatakan bahwa misi Opportunity telah selesai," ucap Zurbuchen seperti dikutip The Guardian.

Opportunity robot seukuran mobil golf mendarat di Mars pertama kali pada 2004 bersama robot kembarannya, Spirit. Kedua robot tersebut merupakan bagian dari program NASA untuk penjelajahan Mars. Spirit terjebak di tanah Mars pada 2009 dan dinyatakan sudah tidak berfungsi lagi pada 2011.



Sementara Opportunity terus bergerak dan menjelajah daratan Mars selama 15 tahun. Opportunity telah menempuh jarak lebih dari 45 kilometer meskipun awalnya hanya didesain untuk melakukan perjalanan dengan jarak 1.006 meter selama 90 hari.



John Callas, manajer proyek penjelajahan Mars NASA, mengatakan apa yang dihasilkan Opportunity memperluas pemahaman tentang planet merah tersebut. Callas memperkirakan debu dari udara jatuh dan terakumulasi menutupi bagian sumber energi Opportunity yang akhirnya mematikan dayanya.



Abigail Fraeman, ilmuwan dan wakil proyek penjelajahan Mars Nasa, mengatakan selama misinya, Opportunity telah menemukan bola kecil yang kaya akan kandungan besi yang disebut “blueberries”.

Hasil analisis penemuan kandungan mineral mengkonfirmasi salah satu bagian Mars pernah ditutupi air atau dengan kata lain Mars bisa layak huni untuk makhluk hidup.

Opportunity memberi tahu tentang meteor yang jatuh di planet lain selain Bumi. Opportunity juga memberi gambar-gambar permukaan Mars yang menakjubkan, termasuk “setan debu” yang mengelilingi Mars dan pemandangan kawah yang ada di Mars.

“Ada ratusan bahkan ribuan siswa, seperti saya, menyaksikan penjelajahan dan mengikuti misi mereka. Dari gambar-gambar yang dirilis ke publik selama 15 tahun dan karena itu menginspirasi saya untuk terus berkarir di bidang sains,” ucap Fraeman sebagaimana dilansir The Guardian.